Sri Sultan HB X Membatalkan Lockdown di Yogyakarta (Jogja) dan Memberikan Pesan untuk Warga

Sebuah berita yang cukup melegakan bahwa Yogyakarta (Jogja) tidak jadi lockdown atau karantina mandiri sesuai keputusan Sri Sultan HB X. Tentu saja hal ini merupakan kabar yang menggembirakan khususnya untuk palaku bisnis wisata di Jogja. Namun dengan keputusan tentang Jogja batal Lockdown tersebut Sri Sultan HB X memberikan pesan kepada warga Jogja untuk tetap berhat- hati dan waspada.

Sri Sultan HB X menyerukan untuk segerala melakukan gerakan Jogo Wargo atau menjaga masyarakat yaitu dengan cara mengendalikan mobilitas / aktivitas sosial masyarakat Yogyakarta agar tidak mengakibatkan timbulnya klaster - klaster baru yang membahayakan. Sultan menambahkan agar pemerintah dan masyarakat dapat melangkah bersama sesuai dengan masing - masing kearifan lokal.


Selain itu, Sri Sultan HB X juga menganjurkan agar berusaha tetap dirumah seperti yang telah beliau sampaikan "Marilah kita bersama - sama menjadikan rumah kita sebagai tempat untuk meraup pahala dalam beribadah, tempat untuk bekerja dalam mengabdi, tempat untuk belajar yang nyaman bagi anak-anak kita. Maka dengan demikian, Insya Allah akan kita dijauhkan dari malapetaka, dalam kondisi yang wilujeng nir sambekala."

Sebagai ganti dari pembatalan Lockdown di Yogyakarta (Jogja) tersebut, maka pemerintah DIY akan memperketan PPKM Mikro seperti melarang berbagai hajatan, rapat atau tatap muka di zona merah, ataupun kegiatan budaya. Kunjungan di pusat belanja, restoran ataupun warung kaki lima di zona merah akan dibatasi maksimal 25 persen. Untuk kegiatan dari rumah atau work from home (WFH) bagi seluruh perkantoran di zona merah adalah 75 persen, dan untuk perkantoran di zona oranye serta kuning berlaku 50 persen.

Komentar