Gunungkidul.. pasti ketika mendengar tempat ini yang terlintas adalah tempat wisata yang indah. Namun jangan salah, ternyata ada sebuah karya menakjubkan yang ada disini. Inilah Batik Amrylis dari Patuk Gunungkidul yang unik dan cantik. Lalu apa menariknya batik yang satu ini? Tentu saja selain motifnya yang unik juga dari filosofi yang ada di dalamnya.
Batik Amrylis PusPat
Adalah mas Hanafi Setiyo Nugroho berasal dari Trosari, Salam, Patuk, Gunungkidul, Yogyakarta yang telah kreatif berkarnya hingga terciptanya Batik Amrylis PusPat ini. Memang sebelumnya team YogyaLagi belum sempat bertemu dengan mas Hanafi secara langsung, namun akhirnya kami bisa berkomunikasi meskipun hanya melalui media sosial facebook dan inilah hasil dari obrolan seru dengan mas Hanafi.

Tentang Batik Amrylis PusPat (Puspa Patuk)

Terciptanya Batik Amrylis ini ternyata berawal dari rasa ketertarikan Mas Hanafi sekitar 3 tahun lalu ketika mulai merantau di Banjarmasin (Kalimantan Selatan). Bahkan dari ketertarikannya dengan Batik ini mas Hanafi sampai memiliki koleksi batik Sasirangan. Namun tidak hanya berhenti disitu saja, rasa ketertarikan dengan batik berlanjut lagi ketika dia pindah merantau di Cilegon tentu saja dengan bermacam batik khas daerah ini juga seperti Batik Baduy, Pusaka Banten, Batik Cilegon sampai dengan Mega Mendhung yang dikoleksinya. Sebenarnya dari awal ketertarikan dengan batik selama 3 tahun tersebut, mas Hanafi sudah memiliki keinginan untuk menciptakan karya batik sendiri. Hanya saja belum mendapatkan ide motif apa yang unik dan menarik.

Kemudian ketika beberapa waktu yang lalu di tahun 2015 sempat heboh di media sosial tentang kebun Bunga Amrylis yang rusak di injak - injak oleh remaja - remaja demi untuk selfie, disitulah mulai muncul ide dari mas Hanafi untuk menciptakan Batik Amrylis ini. Diapun segera manyampaikan ide tersebut kepada Camat Patuk pada bulan Januari 2016. Dan mulailah mas Hanafi menuangkan idenya ke dalam sebuah karya batik. 
Batik Amrylis
Bukan waktu yang sebentar untuk menyelesaikan karya Batik Amrylis ini. Butuh sekitar 6 bulan karena proses tersebut mengalami revisi untuk menyempurnakannya. Design batik yang digunakan oleh mas Hanafi sampai dengan saat ini diantaranya ada  Motif Utama: Amarylis, Motif Tumpal: Bambu, Rebung, Sirih. Dan berikut ini adalah Arti dan Filosofi dari Batik Amrylis PusPat (Puspa Patuk) karya Hanafi Setiyo Nugroho.
Arti dan Filosofi Batik Amrylis PusPat
Arti dan Filosofi Batik Amrylis PusPat
Mas Hanafi sendiri adalah alumni dari SMK N 2 Wonosari jurusan Arsitektur pada tahun 2013. Jadi berangkat dari bangku sekolah ini jugalah yang membuat mas Hanafi bisa mulai mengembangkan bakat serta kreatifitasnya sampai terciptanya Batik Amrylis PusPat (Puspa Patuk). Dan semakin lengkap sudah kini Gunungkidul tidak hanya menyimpan berbagai keindahan alam dan tempat wisatanya, namun juga memiliki sumber daya manusia yang kreatif, ulet dan jiwa pekerja keras.


EmoticonEmoticon