Hai sabahat dan pecinta wisata Jogja. Di kolom YogyaHolic kali ini aku mau sedikit berbagi cerita sewaktu kemarin ke Gunungkidul dan tanpa sengaja mampir di salah satu tempat wisata disana. Aku tinggal di Sleman Yogyakarta, dan kebetulan saja kemarin ngantar ibu ke daerah Tepus Gunungkidul. Nah sewaktu perjalanan pulang ke Sleman Jogja gak sengaja lihat papan dipinggir jalan yaitu Wisata Selfie Batu Giring. Lokasinya berada di daerah Semanu, dan karena penasaran dengan tulisan "Selfi" maka beloklah menuju lokasi tersebut.
Jika sobat pernah ke daerah semanu dan lewat jalan yang kanan kirinya ada penjual - penjual belalang goreng (walang goreng), nah papan tulisanya berada di daerah itu. Untuk lokasi tepatnya Batu Giring adalah di Padukuhan Jelok, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu , Gunung Kidul, Yogyakarta. Gampang kok ditemuin, karena begitu masuk dari jalan raya itu nanti lokasinya ada di sebelah kanan jalan dan ada papan selamat datang di Batu Giring.

Dari pinggir jalan setelah sampai di Wisata Selfie Batu Giring akan terlihat gubuk - gubuk tempat berteduh. Parkirnya juga cukup luas, dan setelah kendaraan terparkir kita akan diminta mengisi data sekaligus sumbangan seikhlasnya. Waktu itu aku sampai disana sekitar jam 1 siang, jadi cuaca juga pas lagi panas - panasnya. Namanya juga wisata selfie jadi pikirku mungkin belum ada yang kesini kalau panas - panas gini. Dan benar saja, ternyat di lokasi Batu Giring ini belum ada pengunjungnya sama sekali, mungkin mereka lebih memilih pagi hari atau sore hari yang asik untuk selfie. Tapi disitu ada 3 anak kecil yang lagi asik mandi, maklum karena musim hujan jadi ada genangan air tapi terlihat keruh karena tercampur tanah.

Namun anak - anak itu terlihat gak peduli dengan kondisi air yang keruh, mereka asik bermain air dan berenang disitu. Sesekali mereka minta untuk difoto sewaktu melompat atau sedang bergaya di atas batu. Menurut keterang, Batu Giring (Watu Giring) ini dulunya adalah sisa dari penambangan batu kapur yang sering  digunakan untuk alas tiang penyangga rumah dan biasa disebut dengan giring. Disini dulunya juga merupakan penambangan batu untuk tembok rumah yang berbentuk kotak kotak. Dan sekarang bisa kita lihat bentuk mirip seperti puing - puing candi yang unik.
Karena cuaca yang benar - benar panas sesekali aku berteduh di gubuk - gubuk yang ada disekitar lokasi tersebut. Di tempat ini tidak ada penjual makanan atau minuman ya sob, jadi jika mau kesini sebaiknya membawa bekal sendiri dan enaknya memang pagi atau sore hari. Batu Giring (Watu Giring) ini tidak terlalu luas, namun jika untuk berfoto - foto atau sekedar selfie juga cocok karena view-nya juga cukup unik. Sudah cukup puas melihat - lihat dan mengambil beberapa foto akhirnya aku memutuskan untuk melanjutkan pernjalanan pulang ke Sleman Jogja. Dan sampai disini dulu cerita jalan - jalan kali ini ya sob, lain kali bisa disambung lagi dengan lokasi asik lainnya di Jogja. Terimakasih.

Artikel dari: Anto JL | Instagram: @anto_justlisten


EmoticonEmoticon