Candi Mendut memang tidak sebesar candi lain seperti Candi Borobudur. Namun dipercaya bahwa Candi Mendut ini merupakan candi Budha yang juga memiliki peranan penting di pulau Jawa. Pada hari raya Waisak Candi Mendut akan terlihat sangat ramai karena merupakan pusat prosesi awal dalam memperingati Waisak tersebut sebelum akhirnya akan bergerak ke Candi Borobudur.
Candi Mendut
Tinggi bangunan Candi Mendut seluruhnya adalah 26,40 m dengan denah dasar berbentuk segi empat. Di dinding - dindingnya terdapat 31 buah panel yang memuat berbagai relief cerita, pahatan bunga dan juga sulur-suluran yang terlihat cukup indah. Di beberapa dinding luarnya Anda akan melihat sebuah jaladwara atau saluran untuk pembuangan air dengan bentuk yang unik. Tangga pintu masuk ruang candi berada di sebelah barat dengan pahatan - pahatan dinding yang menceritakan ajaran Budha.

Terdapat 3 buah arca Budha di dalam ruangan Candi Mendut yaitu: Buddha Sakyamuni, Bodhisattva Avalokiteswara dan Arca Maitreya. Buddha Sakyamuni adalah Budha yang digambarkan sedang berkhotbah, Bodhisattva Avalokiteswara adalah Budha dengan posisi kaki kiri terlipat dan kaki kanan menjuntai ke bawah yang digambarkan sebagai Budha penolong umat manusia, dan Arca Maitreya adalah Bodhisatwa sebagai pembebas manusia.

Sejarah Candi Mendut

Candi Mendut ditemukan pada tahun 1836 yang pada saat itu dilakukan penggalian besar - besaran sehingga seluruh bagian candi ditemukan kecuali bagian atap saja. Kemudian sekitar tahun 1897 - 1904 dilakukanlah pemugaran candi yang pertama oleh pemerintahan Hindia Belanda. Karena dirasa kurang sempurna maka pada tahun 1908 dilakukan pemugaran kedua yang dipimpin oleh Theodoor Van Erp yang focus di penyempurnaan atap candi. Namun pemugaran tersebut sempat terhenti dan dilanjutkan kembali pada tahun 1925 hingga selesai.

Untuk sejarah berdirinya Candi Mendut sendiri belum ada kepastian yang akurat. Namun menurut J.G. de Casparis menduga bahwa Candi Mendut ini dibangun  pada tahun 824 M oleh raja pertama dari wangsa Syailendra. Dugaan tersebut didasarkan pada isi Prasasti Karangtengah (824 M), yang mana prasasti tersebut menyebutkan bahwa Raja Indra telah membuat bangunan suci bernama Wenuwana. Casparis mengartikan Wenuwana (hutan bambu) tersebut sebagai Candi Mendut. 

Lokasi Candi Mendut

Candi Mendut berada di Jalan Mayor Kusen, Desa Mendut, Kota Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Jika Anda berangkat dari arah Jogja menuju ke Candi Borobudur maka akan melewati candi ini.


Meskipun bentuknya yang kecil dan tidak terlalu luas namun candi ini tetap ramai dengan pengunjung yang menyukai nilai - nilai sejarah masa lampau. Jadi untuk Anda yang ingin melihat keunikan bangunan - mangunan masa kerajaan terdahulu maka Anda wajib untuk mempir ke Candi Mendut.


EmoticonEmoticon