Makam Raja - Raja Mataram di Imogiri
Makam Raja - Raja Mataram di Imogiri adalah salah satu wisata sejarah yang juga memiliki cerita penting di masyarakat Jawa. Makam yang juga sering disebut Pajimatan Imogiri ini merupakan makam raja-raja Mataram di Kasultanan Surakarta dan Kasultanan YogyakartaMakam Raja - Raja Mataram di Imogiri ini masih dipercaya mempunyai kekuatan mistis oleh banyak orang. Dan jika ingin mengunjunginya, peziarah harus mengenakan pakaian Kejawen. Selain itu, peziarah yang datang kesini juga dilarang menggunakan perhiasan. 

Untuk mencapai Makam Raja-raja,  peziarah harus mendaki lebih dari 340 anak tangga dan menurut kepercayaan di sekitar adalah jika berhasil menghitung dengan tepat jumlah anak tangga yang didaki, maka keinginan atau kehidupan yang lebih baik akan didapatkan. Pasti bisa terbayang betapa lelahnya menyusuri tangga sebanyak itu, namun ternyata ada trik tersendiri yang biasanya dilakukan oleh para abdi dalem disini. Menurut mereka agar langkah mendaki terasa ringan, maka harus berjalan dengan pola zig-zag atau kanan kiri.

Sejarah berdirinya Makam Raja - Raja Mataram di Imogiri ini juga menarik untuk diikuti. Makam Imogiri memang sejak awal telah disiapkan oleh Sultan Agung Hanyokrokusumo atau yang juga sering disebut Sultan Agung dengan segala upaya. Sultan Agung yang sangat sakti ini diceritakan bisa pergi ke Mekkah dengan sekejab mata, jadi setiap Jumat beliau sholat di Mekkah. Suatu ketika beliau merasa tertarik untuk dimakamkan di Mekkah. Namun karena berbagai alasan keinginan tersebut ditolak dengan halus oleh Pejabat Agama di Mekkah, sebagai gantinya ia memperoleh segenggam pasir dari Mekkah.

Sultan Agung disarankan untuk melempar pasir tersebut ke tanah Jawa, dimana pasir itu jatuh maka di tempat itulah yang akan menjadi makamnya. Kemudian pasir tersebut jatuh di Giriloyo, tetapi di sana Pamannya, Gusti Pangeran Juminah (Sultan Cirebon) telah menunggu dan meminta untuk dimakamkan di tempat itu. Sultan Agung marah dan meminta Sultan Cirebon untuk segera meninggal, maka wafatlah ia. Setelah itu pasir tersebut dilemparkan kembali oleh Sultan Agung dan jatuh di Pegunungan Merak yang kini menjadi Makam Raja - Raja Mataram di Imogiri.

Lokasi Makam Raja - Raja Mataram di Imogiri
Berada di Ginirejo Imogiri kabupaten Bantul Yogyakarta. 17 kilometer ke arah selatan dari Kota Yogyakarta melalui Jalan Pramuka - Imogiri.

Raja-raja Surakarta yang dimakamkan di sini antara lain adalah: Sultan Agung Hanyakrakusuma, Sri Ratu Batang, Amangkurat Amral, Amangkurat Mas, Paku Buwana I, Amangkurat Jawi, Paku Buwana II s/d Paku Buwana XI. Dan dari Kasultanan Yogyakarta adalah sebagai berikut: Hamengku Buwana I s/d Hamengku Buwana IX, yang tidak hanyalah HB II yang dimakamkan di Astana Kotagede.

Makam Raja-raja di Imogiri adalah tempat yang cocok untuk Anda  yang mencari ketenangan dan ketentraman batin, tentu saja untuk yang mempercayainya. Selain itu dengan mengunjungi Makam Raja-raja Imogiri, pengunjung dapat mengetahui kekayaan sejarah budaya dan tradisi Kerajaan Mataram Islam. Silahkan Anda berkunjung saat berlibur ke kota Jogja.


EmoticonEmoticon