Aksi Elanto

Akhir-akhir ini di Jogja sedang hangat dibicarakan tentang pengendara-pendendara moge yang dicegat oleh pengendara sepeda Elanto Wijoyono beberapa hari yang lalu. Elanto nekat menghadang para pengendara moge yang konvoi dan melanggar rambu-rambu lalu lintas di Jogja. Aksi Elanto ini juga sontak mendapatkan simpati dari masyarakat yang memang sudah gerah dengan aksi para pengendara moge yang mau menang sendiri di jalan raya. Terlebih lagi ketika di lampu merah tidak sedikit yang menerobos layaknya pejabat penting yang sedang melakukan tugas negara. Dan yang memprihatinkan adalah ketika melihat polisi lalu lintas yang tidak melakukan tindakan tegas dan seolah dengan terpaksa malah membuka jalan untuk mereka meskipun lampu lalu lintas menyala merah yang artinya harus berhenti. 

Sekilas memang terlihat polantas ini lebih mementingkan kelancaran perjalanan pengendara moge daripada masyarakat lainnya. Pertanyaanya adalah, mengapa polantas tidak melakukan tindakan tegas? Setelah membaca beberapa komentar balasan di akun twitter Polantas Yogyakarta, Ternyata Ini Alasan Polantas Berpikir Dua Kali untuk Melawan Pengendara Moge Nakal

Beberapa alasan yang bisa disimpulkan dari akun twitter tersebut adalah berhubungan dengan karir Polantas ini sendiri seperti takut dengan atasan, kehilangan pekerjaan ataupun resiko dimutasi. Memang namanya kita bekerja untuk menafkahi keluarga pasti ada rasa khawatir jika suatu saat kehilangan pekerjaan. Namu tentunya akan berbeda pendapat dengan masyarakat, karena yang kita tau tugas tetaplah tugas, hukum tetaplah hukum, dan peraturan lalu lintas juga tidak seharusnya pandang bulu. 

Berikut ini adalah screenshoot dari twitter Polantas Yogyakarta ketika menjawab berbagai mention dari beberapa masyarakat.




Memprihatinkan memang ketika tau jika mereka takut menegakkan peraturan lalu lintas karena rasa takut dari atasan. Seperti salah satu kalimat di tweet tersebut yang berbunyi "Misal ada moge ditindak, yang punya moge telp jendral, jendralnya telp kapolda/kapolres, lanjut yang dilapangan." Lalu kita sebagai masyarakat mau menyalahkan siapa? Entah ada kekuatan hukum dari mana para pengendara moge ini dan jika Polantas takut terkena sanksi dari atasan, lalu ada hubungan apa pengendara moge dengan atasan mereka ini. Semoga saja untuk kedepannya akan semakin baik dan tegas lagi sehingga tak perlu masyarakat untuk turun tangan sendiri.


EmoticonEmoticon