Kisah Nyata Tukang Bubur Naik Haji

Mungkin Anda pernah menyaksikan sinetron di televisi berjudul "Tukang Bubur Naik Haji" yang tayang setiap sore atau mungkin Anda adalah penonton setianya. Yang kita tau pastilah cerita di dalam sinetron tersebut adalah fiktif seperti sinetron lain pada umumnya. Namun ternyata ada kisah yang hampir sama di dalam kehidupan nyata. Inilah Kisah Nyata di Jogja, Sirojul Himam Tukang Bubur Naik Haji. Seorang pria dari Yogyakarta yang sehari-hari berjualan bubur ini akhirnya bisa mewujudkan keinginannya bersama istri untuk berangkat ketanah suci dan menunaikan ibadah Haji. Sirojul Himam 38 bersama dengan istri Nur Jihan 37 ini terdaftar sebagai calon jemaah Haji Yogyakarta tahun ini dan berangkat ke tanah suci pada akhir Agustus. 

Sirojul Himam berjualan bubur ayam di kawasan Lembah Universitas Gadjah Mada (UGM) tepatnya di Pasar Sunday Morning (Sunmor) sudah sejak 12 tahun lebih terus menabung. Dia berusaha untuk menyisihkan sedikit demi sedikit keuntungan dari tahun ke tahun untuk bisa pergi berhaji sesuai impiannya bersama sang istri. Demi keinginannya untuk naik Haji tersebut, Sirojul Himam benar-benar berhemat. Ia juga rajin menyisikan penghasilannya tiap minggu memaksakan diri untuk menambung 500 ribu hingga 1 juta rupiah dan akhirnya dalam waktu lima tahun Himam berhasil mengumpulkan uangnya dan bahkan bisa memberangkatkan sang istri juga. "Saya sudah berkeinginan naik haji bersama istri sejak lama. Alhamdullilah sekarang Allah memanggil saya ke sana," ujarnya seusai mengikuti acara pamit calon jamaah haji ke gubernur DIY, di bangsal Kepatihan Yogyakarta, Kamis (20/8/2015). 

Penghasilan Himam dari jualan bubur di Lembah UGM ini terbilang cukup bagus yaitu rata-rata bisa mencapai 8-10 juta. Menurutnya keutungannya tersebut cukup untuk kebutuhan sehari-hari dan juga bisa untuk disisihkan ke tabungan. "Itu tabungan khusus yang kami rencanakan untuk naik haji, alhamdulillah doa kami terkabul tahun ini berangkat bersama-sama," ungkap Himam. Dengan hasil yang dicapai Sirojul Himam inipun membuat tetangga-tetangga di Melangi, Nogotrito, Sleman, DIY menjadi semakin bersemangat dan termotivasi untuk berkerja lebih rajin lagi agar bisa menyusul naik Haji juga sepertinya. Himam tergabung dalam rombongan SOC 27 yang akan berangkat melalui Embarkasi Solo.


EmoticonEmoticon