GKR Pembayun

Pengangkatan GKR Pembayun menjadi Putri Mahkota dengan gelar GKR Mangkubumi oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X telah menjadikan situasi keraton Yogyakarta yang memanas. Banyak pro kontra baik dari dalam maupun luar keraton. Dari segi masyarakatpun ada yang menyetujui dan juga ada yang kurang setuju. Lantas bagaimana nantinya jika Keraton Yogyakarta dipimpin oleh seorang ratu? Sementara itu, GBPH Yudhoningrat juga mengaku prihatin dengan munculnya sabda tama, sabda raja, dan dawuh raja yang melenceng dari paugeran Keraton.

Namun ternyata menurut  UU Keistimewaaan Yogyakarta, jikapun nantinya GKR Pembayun menjadi seorang Ratu di Yogyakarta tapi tidak akan bisa untuk menjadi Gubernur Yogyakarta. Seperti yang tertulis dalam Undang-Undang Keistimewaan (UUK) Nomor 13 Tahun 2012 dan Peraturan Daerah Keistimewaan. Dalam rapat paripurna 30 Maret 2015, DPRD DI Yogyakarta telah mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah Keistimewaan (Raperdais) yang menetapkan pengisian jabatan Gubernur Yogyakarta harus dari kalangan laki-laki.  Tujuh fraksi di DPRD DI Yogyakarta sepakat menyatakan pandangan mengenai Pasal 3 huruf m tentang persyarataan calon Gubenur disesuaikan seperti bunyi Pasal 18 Ayat (1) Undang-Undang Keistimewaan (UUK) Nomor 13/2012.

Dalam Pasal 18 Ayat (1) UUK tersebut menegaskan jabatan kepala daerah DIY harus berjenis kelamin laki-laki. Ayat itu menyebutkan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DIY harus menyerahkan daftar riwayat hidup yang memuat istri, anak, saudara kandung, pekerjaan, dan pendidikan. Oleh karena itu dengan pengesahan Raperdais oleh DPRD sesuai UU Keistimewaan Yogyakarta,maka DPRD menutup peluang seorang perempuan menjadi Gubernur DIY. Rapat tersebut disepakati 42 anggota dewan dari 55 anggota DPRD dan dihadiri Sri Sultan HB X.


Dengan demikian jika nanti kita rakyat Yogyakarta memang benar-benar akan dipimpin seorang Ratu, maka untuk jabatan Gubernur tidak bisa dipangku sekaligus seperti masa sebelumnya ketika dipimpin oleh seorang Raja (Laki-laki) karena memang sudah ada undang-undang tertulisnya.


EmoticonEmoticon