PSK Artis

Saat ini berita tentang PSK dari kalangan artis sedang marak dibicarakan. Terlebih lagi setelah kasus ditanggkapnya salah satu PSK Artis dengan inisial AA yang diduga adalah artis Amel Alvi bersama dengan mucikarinya dengan inisial RA atau Robby Abbas tersebut. Tidak tanggung-tanggung, tarif PSK kalangan artis tersebut dikabarkan mulai 80 sampai dengan 200 juta. Benar-benar angka yang cukup fantastis untuk sekedar memuaskan nafsu yang sesaat. Yang mengejutkan adalah, ternyata oknum dari Anggota Dewan juga hoby sewa jasa PSK kalangan artis. Tapi Mudah Mudahan Anggota Dewan (DPRD) dari Jogja tidak Ikut Ikutan Boking PSK Artis Seperti Ini. Karena akan sangat disayangkan jika uang dengan jumlah sebanyak itu untuk memuaskan nafsu belaka.

Menurut Permadi mantan Anggota DPR RI, perilaku anggota dewan yang seperti ini sudah biasa. Beliau mengetahui itu saat masih menjabat Anggota DPR RI sejak 1999 hingga 2008. Anggota DPR RI biasanya menyewa PSK dari kalangan artis bukan untuk diri sendiri. Namun, dijadikan sebagai bagian layanan atau service untuk menyenangkan atasan atau pejabat yang hendak ditemui. Namun beliau mengatakan jika itu juga pukan perilaku semua Dewan, melainkan hanya beberapa saja.

Menurut pengakuanya, usai dipesan PSK artis tersebut biasanya ditempatkan di sebuah hotel. Dan selanjutnya atasan atau pejabat yang di-service anggota dewan itu tinggal mendatangi hotel tersebut. “Anggota DPR engga berani membawa artis ke kantornya. Kalau ia dengan selingkuhannya baru berani,” uangkapnya. Hal ini juga diakui oleh esek Robby Abbas (RA), mucikari PSK Artis yang ditangkap baru-baru ini. "Kliennya ada dari anggota DPR, dan berbagai macam kalangan," katanya.

Meskipun Robby tidak menjelaskan secara gamblang tentang siapa saja oknum anggota wakil rakyat yang pernah 'memesan' PSK tersebut, yang pasti untuk secara rinci tipikal wanita yang diincar para pejabat dan pengusaha untuk dapat melayani mereka di atas ranjang adalah dengan kriteria sebagai berikut "Untuk klien minta yang memiliki perform, cara bicara. Asalnya, tinggal di mana, dan semua gayanya juga. Standar wajah harus cantik, harus bisa atau bagus. Tubuh enggak spesifikasi tapi standar," ujarnya.


EmoticonEmoticon