Candi adalah situs bersejarah yang sangat bernilai tinggi dan menjadi salah satu kebanggaan Indonesia di mata dunia. Bangunannya yang unik, klasik dan mempunyai sejarah membuat banyak wisatawan yang penasaran untuk melihatnya. Wisata Candi juga terdapat banyak di Yogyakarta dan Sekitarnya. Jika Anda berkunjung ke candi-candi tersebut, akan ada pemandu wisata di sana yang dapat menceritakan sejarah dari setiap sudut bangunan candi yang Anda kunjungi sehingga selain berwisata, Anda juga akan mendapatkan wawasan yang lebih. 

Candi Prambanan
Candi Prambanan
Biasanya di dinding-dinding candi akan kita jumpai ukiran-ukiran / relief yang menceritakan sejarah tempat tersebut. Wisata Candi di Jogja dan Sekitarnya juga merupakan beberapa dari Wisata di Jogja yang bisa dibilang wajib untuk di datangi  oleh wisatawan domistik maupun manca. Berikut ini Yogyalagi Dotcom akan berikan daftar Wisata Candi Exotic di Jogja dan Sekitarnya yang dapat Anda kunjungi.

Candi Prambanan
Terletak di Desa Prambanan dan masuk dalam dua kabupaten dan dua provinsi sekaligus. Yaitu Kabupaten Sleman Provinsi DIY dan Kabupaten Klaten Provinsi Jawa Tengah. Merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia dan di Asia Tenggara.  Candi yang juga terkenal dengan sebutan Candi Rara Jonggrang ini dibangun sekitar tahun 850 Masehi oleh Wangsa Sanjaya. 

Candi Borobudur
Candi Borobudur
Berada di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Dibangun oleh Dinasti Sailendra antara tahun 750 – 842 M.Merupakan satu dari tujuh keajaiban dunia dan pada tahun 1991 ditetapkan oleh UNESCO di dalam Daftar Peninggalan Sejarah Dunia (World Wonder Heritages). 

Candi Mendut
Candi Mendut
Terletak di Desa Mendut, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sekitar 38 km ke arah barat laut dari Yogyakarta. 
Belum ada kepastian mengenai kapan Candi Mendut dibangun, tapi J.G. de Casparis menduga bahwa Candi Mendut dibangun oleh raja pertama dari wangsa Syailendra pada tahun 824 M. Dugaan tersebut didasarkan pada isi Prasasti Karangtengah (824 M), yang menyebutkan bahwa Raja Indra telah membuat bangunan suci bernama Wenuwana. Casparis mengartikan Wenuwana (hutan bambu) sebagai Candi Mendut. Candi ini memiliki keterkaitan dengan Candi Borobudur dan Candi Pawon karena ketiga candi tersebut terletak pada satu garis lurus arah utara-selatan. 

Candi Pawon
Candi Pawon
Berada di Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Propinsi Jawa Tengah. Candi Pawon memiliki fungsi sebagai tempat penyimpanan senjata. Senjata tersebut dikenal dengan nama vajranala, yaitu senjata Raja Indera dalam mitologi India yang konon bentuknya serupa halilintar. Candi Pawon yang keberadaannya disebut-sebut di dalam prasasti Karang Tengah (824 M)

Candi Ratu Boko
Candi Ratu Boko
Terletak di antara Dusun Samberwatu, Desa Sambirejo dan juga Dusun Dawung, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Pernah dijadikan benteng pertahanan oleh Rakai Kayuwangi dari serbuan Rakai Walaing Puhuyaboni. Dan akibat pertempuran tersebut, beberapa bagian Candi Ratu Boko rusak. Pemugaran Ratu Boko kemudian dimulai sejak masa penjajahan Belanda tahun 1938 lalu dilanjutkan pemerintah Indonesia mulai tahun 1952. 

Candi Sambisari
Candi Sambisari
Berada di di dusun Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Diperkirakan akan terkubur oleh material vulkanik dari letusan Merapi pada 1006. Candi Sabisari dibangun pada abad ke-10 sekitar sekitar 812-838 AD oleh dinasti Syailendra tepatnya pada masa pemerintahan Rakai Garung.

Candi Sari
Candi Sari
Terletak di Dusun Bendan, Desa Tirtamartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Latar belakang keagamaan Candi Sari adalah Buddha. Adanya pembagian ruang mengindikasikan bahwa Candi Sari digunakan sebagai wihara (asrama pendeta). Tahun pendirian candi belum dapat ditentukan, akan tetapi berdasarkan keterangan tentang keberadaan wihara dalam Prasasti Kalasa dapat diperkirakan bahwa candi ini satu zaman dengan Candi Kalasan, yaitu dari abad 8 Masehi.

Candi Kalasan
Candi Kalasan
Terletak di Desa Kalibening, Tirtamani, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam Prasasti Kalasan dikatakan bahwa candi ini disebut juga Candi Kalibening, sesuai dengan nama desa tempat candi tersebut berada.

Candi Plaosan
Candi Plaosan
Terletak di Dusun Bugisan, Desa Prambanan, Kecamatan Klaten, Jawa Tengah.Candi Plaosan sering disebut candi kembar dikarenakan komplek candi ini dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu Candi Plaosan Lor dan Kidul. Setiap bagian dari kedua candi ini memiliki kesamaan satu dengan yang lainnya. Tempat semedi berbentuk gardu di bagian barat serta keberadaan stupa di sisi lainnya dan teras berbentuk segi empat yang dikelilingi oleh dinding.

Candi Ijo
Candi Ijo
Terletak di Dukuh Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Mempunyai kemiripan dengan candi-candi di sekitarnya yang dibangun pada abad VIII-X Masehi, sehingga diperkirakan candi ini didirikan pada periode yang sama.

Candi Abang
Candi Abang
Berlokasi di desa Jogotirto, kecamatan Berbah, kabupaten Sleman, Yogyakarta. Sekilas hanya seperti gundukan tanah. Akan tetapi ternyata di dalamnya terdapat sisa - sisa reruntuhan bangunan candi dari bata merah.

Candi Sewu
Candi Sewu
Terletak di Dukuh Bener, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Propinsi Jawa Tengah. Merupakan kompleks candi Buddha terbesar kedua setelah Candi Borobudur di Jawa Tengah. Candi Sewu berusia lebih tua daripada Candi Borobudur dan Prambanan. Meskipun aslinya memiliki 249 candi, oleh masyarakat setempat candi ini dinamakan "Sewu" yang berarti seribu dalam bahasa Jawa. Penamaan ini berdasarkan kisah legenda Loro Jonggrang.

Candi Gebang
Candi Gebang
Terletak di dusun Gebang, Kelurahan Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta.  Diperkirakan dibangun pada sekitar abad ke-8 M pada saat wangsa Sanjaya berkuasa pada zaman Kerajaan Mataram Kuno.

Candi Banyu Nibo
Candi Banyu Nibo
Berada di Dusun Cepit, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi ini dibangun pada sekitar abad ke-9 pada zaman Kerajaan Mataram Kuno. Pada bagian atas candi ini terdapat sebuah stupa yang merupakan ciri khas agama Buddha.   

Itulah daftar Wisata Candi Exotic di Jogja dan Sekitarnya. Dari setiap candi memiliki latar belakang sejarah yang berbeda-beda. Silahkan Anda berkunjung ke Wisata Candi di Jogja dan Sekitarnya untuk dapat melihat keunikannya secara langsung. Dan Jangan lupa untuk mengunjungi Wisata di Jogja yang lainnya. Trimakasih


EmoticonEmoticon